Langsung ke konten utama

Cara Mengatur Keuangan Untuk Si Beban

Metode Keuangan 12345: Cara Ngatur Uang Buat Si Beban

Cara Mengatur Uang Walaupun Berpenghasilan  | YouTube : Luth7x

CATATAN LUTH Sebelumnya aku membahas tentang keuangan dasar, kali ini aku mau kasih tips atur keuangan ala aku nih, namanya Metode 12345. Metode ini cocok buat kamu yang masih jadi beban (belum mandiri secara finansial), baik pelajar atau pekerja. ‍‍

Jadi metode ini membagi uang kalian ke dalam lima kategori, yaitu investasi, tabungan, dana darurat, cicilan, dan keinginan. Gimana pembagiannya?

  1. Investasi, dengan total dana yang dialokasikan untuk bagian investasi ini adalah satu per lima belas (1/15) dari pemasukan kalian.
  2. Tabungan, diambil dari total pemasukkan kalian dua per lima belas (2/15) untuk ditabung.
  3. Dana darurat, diperoleh dengan menyimpan tiga per lima belas (3/15) uang kalian untuk kondisi darurat.
  4. Cicilan, untuk membayar beberapa cicilan yang kalian miliki seperti skincare, data internet, dan sebagainya, gunakan empat per lima belas (4/15) uang kalian.
  5. Keinginan, lalu sisanya lima per lima belas (5/15) bisa kalian gunakan untuk keinginan kalian seperti jajan atau belanja.

Untuk mempermudah pembagiannya kalian bisa membagi semua pemasukan atau pendapatan kalian menjadi lima belas bagian. Kemudian nanti kalian tinggal membaginya ke setiap bagian.

Agar bisa lebih memahaminya, aku buatkan ilustrasinya.

    Misalkan kalian memiliki pemasukan Rp. 300.000 per bulan. Bagi pendapatan tersebut dengan lima belas, yaitu 300.000 : 15 = 20.000. Sehingga:

Ilustrasi Pembagian Pendapatan Menggunakan Metode 12345

Dengan metode ini, kalian bisa

  • Mengalokasikan uang lebih mudah
  • Bayar cicilan tanpa mengurangi dana lain
  • Bisa mulai berinvestasi kecil-kecilan

Tapi ini gak mungkin bisa diterapkan ke semua orang, jadi ada baiknya kalian pahami alur pemasukan dan pengeluaran kalian terlebih dahulu. Kalian juga bisa menyesuaikan posisi setiap bagiannya.

Oke, sekian pembahasan kali ini. Jangan channel youtube aku luth7x. Isi kolom komentar jika ada hal yang ingin kalian diskusikan.

Terima kasih sudah berkunjung!

Assalamu’alaikum wr. wb.

Dan bye-bye.^^

Komentar

Postingan Paling Populer

4 Hal Yang Gak Diajarin Di Sekolah : Tapi Penting Buat Kalian!

4 HAL YANG GAK DIAJARIN DI SEKOLAH Konten YouTube Saya Yang Membahas Hal Serupa | YouTube: Luth7x

5 Kesalahan Membaca yang Bisa Menghambat Pemahaman

 Pernahkah kamu merasa sudah membaca suatu teks berulang kali, tapi tetap tidak mengerti juga isinya? Atau, kamu membaca dengan cepat, tapi lupa apa yang baru saja dibaca? Kali ini, kita akan membahas 5 kesalahan membaca yang paling umum dan bagaimana cara mengatasinya. Dengan mengetahui kesalahan-kesalahan ini dan memperbaikinya, kamu akan bisa membaca lebih efektif dan memahami informasi dengan lebih baik. *** Membaca adalah keterampilan penting yang kita butuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari belajar, bekerja, hingga mencari informasi, semuanya membutuhkan kemampuan membaca yang baik. Namun, kenyataannya, tidak semua orang memiliki teknik membaca yang efektif. Banyak orang melakukan kesalahan saat membaca yang membuat mereka sulit memahami informasi yang disampaikan. Kesalahan-kesalahan ini bisa berupa kebiasaan buruk yang sudah lama terbentuk atau kurangnya pemahaman tentang cara membaca yang benar.

Kenapa Sekolah Gak Ajarin Segalanya?

  Kenapa Sekolah Gak Ajarin Segalanya? Kenapa Sekolah Gak Ngajarin Segalanya? | YouTube : Luth7x CATATAN LUTH  -  Mungkin judulnya terdengar hiperbola, jadi mau aku disclimer dulu. Maksud kata 'segalanya' di sini adalah hal-hal penting yang sempat aku bahas minggu lalu. Kalo kalian belum baca artikelnya , silahkan baca dulu biar gak salah paham. Pertanyaan 1: Kenapa sekolah gak ngajarin segalanya? Sekolah gak ngajarin segalanya karena ada beberapa faktor sebagai alasannya, diantaranya yaitu: Waktu yang terbatas : Sekolah hanya punya waktu yang terbatas untuk mengajari siswa. Jadi, sekolah harus memilih topik-topik yang dianggap penting untuk dipelajari para siswanya untuk mengefektifkan waktu yang ada. Kemampuan guru : Guru juga memiliki kemampuan yang terbatas. Jadi, sekolah harus menyesuaikan kurikulum dengan kemampuan guru. Kebutuhan dan prioritas masyarakat : Sekolah juga harus menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan dan priorit...