Halo semuanya ketemu lagi sama aku Luth. Kali ini aku mau membahas mengenai apa saja kontribusi karya tulis terhadap kemajuan suatu negara?
Penasaran juga?
Yuk kita bahas selengkapnya!
| Pengaruh Karya Tulis Terhadap Kemajuan Suatu Bangsa | YouTube @luth7x |
1. Apa itu karya
tulis?
Sebelum kita memulai pembahasan yang lebih dalam, ada baiknya kita tahu dulu apa yang dimaksud karya tulis di konten ini. Karya tulis adalah hasil dari proses berpikir dan menulis yang menghasilkan teks yang dapat berupa artikel, buku, esai, laporan, atau karya lainnya.
Menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), karya tulis adalah segala bentuk hasil
tulisan yang memiliki nilai informasi, ilmiah, atau kreatif (KBBI, 2023).
Dan
aku ingin menambahkan bahwa karya tulis yang ingin aku bahas di sini, adalah
karya yang memang berupa tulisan, baik ilmiah atau tidak, fiksi atau non fiksi.
Karena
setiap kali aku ketik 'karya tulis' di internet yang muncul selalu karya tulis
ilmiah atau karya ilmiah. Sebagai pecinta karya fiksi, aku merasa jika itu juga
termasuk karya tulis karena sama-sama ditulis. Atau kalo kalian punya
penyebutan yang lebih tepat untuk 'karya tulis' yang aku maksud bisa kalian
tulis di kolom komentar, ya!
2. Siapa saja
yang bisa menulis karya?
Tentunya
semua orang yang memiliki ide atau gagasan dan mampu mencurahkan hal itu.
Apakah harus seseorang yang professional atau sudah banyak pengalaman? Tidak
juga.
Apakah
harus paham dulu PUEBI, baru bisa membuat karya tulis? Tidak juga.
Apakah
karya tulis harus menghasilkan sesuatu yang detail? Tidak juga.
Karena
pada dasarnya semua karya itu berangkat dari sesuatu yang abstrak dan
keingintahuan yang luhur. Seperti pertanyaan sederhana, juga bisa berubah
menjadi karya yang epik dan bahkan kompleks. Pengalaman memang membantu setiap
orang untuk membuat karya mereka lebih benar.
Adapun
aturan seprti PUEBI yang tentunya menjadi hal yang harus ditaati kalo kalian
mengin menerbitkan karya tulis. Kenapa harus menaati aturan? Itu untuk
mengurangi terjadinya kesalahpahaman di antara penulis dan pembaca. Apa kita
perlu membahas mengenai hal ini? Coba komen!
Dalam
sejarah, banyak penulis terkenal mulai dari level pemula. Contohnya adalah J.K.
Rowling yang memulai menulis buku pertama Harry Potter ketika masih sebagai
penulis amatir. Penulis dan akademisi seperti Malcolm Gladwell juga memulai
dari berbagai latar belakang sebelum menjadi terkenal.
Jadi,
setiap orang memiliki potensi untuk menulis, asalkan memiliki ide dan kemauan
untuk berbagi informasi atau cerita mereka.
3. Kenapa karya
tulis penting?
Aku
yakin kalian pernah belajar bahwa beberapa cerita sejarah, terutama kerajaan
Nusantara, bersumber dari sumber primer seperti prasasti dan kakawin. Di mana
keduanya sama-sama umber tertulis.
Jadi
apakah karya tulis penting?
Tentu
saja, karena karya tulis bisa dijadikan sebagai sarana penyebaran pengetahuan,
budaya, dan inovasi. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science
oleh John H. Barton (2005), publikasi ilmiah dan karya tulis adalah cara utama
untuk berbagi temuan dan penemuan baru di komunitas ilmiah. Karya tulis
membantu mendokumentasikan sejarah, menyebarluaskan ide-ide inovatif, dan
memberikan panduan bagi masa depan.
Dalam
beberapa podcast yang aku dengarkan, utamanya pada Channel Pak Gita Wirawan,
karya tulis bisa mendorong suatu bangsa untuk lebih dikenal dan meningkatkan
daya saing hingga Internasional.
Dan
hal yang membuat aku sampai tertarik membahas mengenai literasi di Indonesia
baru-baru ini adalah keprihatinan setiap kali menemukan bahwa para pelajar lebih mengenal tren TikTok daripada budaya sendiri. Beberapa
diantara mereka bahkan tidak tahu lagu daerah dan cerita rakyat.
Dan
aku juga beberapa kali menonton keresahan pada reviewer film Indonesia, yang
mengeluhkan mengenai alur cerita dan daya saing. Kita punya banyak cerita yang
bisa menjali luar biasa apabila ada media yang mampu menyampaikannya. Aku juga
sempat buat video pendek mengenai pengaruh literasi terhadap perfilman.
Itu
kenapa karya tulis menjadi penting, karena dapat menyimpan informasi dan ide
jauh lebih lama dari yang ada. Juga mengurangi terjadinya kesalahpahaman.
4. Bagaimana
karya tulis ini bisa memberikan pengaruh?
Sebelumnya aku udah sempet ngebahas mengenai peran sekolah dan/atau lembaga pendidikan dalam penerbitan karya.
Oke,
bagaimana sebenarnya sebuah karya tulis dapat memberikan pengaruh?
Karya
tulis dapat mempengaruhi masyarakat dengan cara membentuk opini, memberikan
informasi yang mendalam, dan memotivasi tindakan. Sebagai contoh, karya tulis
seperti "Silent Spring" oleh Rachel Carson (1962) mengubah pandangan
publik mengenai penggunaan pestisida dan memicu gerakan lingkungan global.
Melalui tulisan, ide-ide dapat menyebar jauh melampaui batas-batas geografis
dan mempengaruhi kebijakan serta sikap publik.
Lalu
bagaimana caranya karya fiksi yang berasal dari imajinasi dapat memberikan
pengaruh?
Kalian
pikir karya fiksi sepenuhnya hanya mengandalkan imajinasi?
Seorang
penulis yang memiliki imajinasi atau ide yang nyeleneh sekalipun kan berusaha
mencari jawaban mereka. Lewat apa mereka mencarinya? Melakukan penelitian
sederhana.
Aku
pernah baca dua novel dari satu penuis yang sama. Dimana dari dua novel
tersebut aku disuguhkan sudut pandang yang berbeda walaupun sebenarnya itu ada
di satu masa yang sama.
Yang
pertama aku baca itu tentang kehidupan sang kakak, dan di novel yang kedua itu
bercerita tentang kehidupan sang adik.
Buat
yang nanya judulnya, maaf aku udah lupa. Tapi waktu itu aku bacanya di Wattpad.
Jadi
dari dua novel itu, aku belajar untuk menjadi pribadi yang lebih terbuka dan
meyakini apa yang baik itu tidak selalu benar. Dan apa yang benar itu tidak
akan seterusnya benar.
Dan
aku bisa menangkap maksud dan amanah ceritanya di novel kedua. Itu merupakan
salah satu contoh yang bisa kalian amil dari membaca fiksi, yang bisa mendorong
kalian melakukan tindakan. Dan aku juga sempat ngebahas tentang fiksi/non fiksi
di video pendek ini.
Kemudian
ada contoh yang lebih sederhana lagi. Kalian pernah mendengar mengenai sebuah
buku catatan harian menjadi sumber yang sangat penting pada masa perang dunia
2?
Buat
seorang pejabat, ilmuan, profesor atau panglima yang menulis buku itu. Hanya
seorang gadis Yahudi Belanda yang bersembunyi bersama keluarganya di Amsterdam
selama pendudukan Nazi.
Buku
catatan itu begitu terkenal dengan judul "The Diary of a Young
Girl" atau dalam bahasa Belandanya "Het Achterhuis",
maaf kalo pengucapannya kurang tepat.
Anne
Frank mulai menulis di buku hariannya pada tahun 1942 hingga 1944. Dalam
catatan harian tersebut, Anne menggambarkan kehidupan sehari-harinya selama
masa persembunyian, perasaannya, dan harapannya. Buku ini memberikan pandangan
yang sangat pribadi dan emosional tentang kehidupan di bawah teror Nazi dan
bagaimana orang-orang biasa menghadapi situasi ekstrem tersebut.
Buku
ini sangat berharga sebagai sumber sejarah karena tidak hanya menawarkan
wawasan tentang pengalaman pribadi Anne Frank, tetapi juga memberikan konteks
tentang kehidupan orang-orang Yahudi selama Holocaust. Setelah ditangkap oleh
Gestapo pada tahun 1944, Anne Frank dan keluarganya dibawa ke kamp konsentrasi,
dan Anne meninggal di kamp Bergen-Belsen pada 1945. Namun, catatan hariannya
berhasil diselamatkan oleh ayahnya, Otto Frank, yang merupakan satu-satunya
anggota keluarga yang selamat.
Itu
hanya buku catatan, TIDAK, itu bukan hanya buku catatan. Itu sumber sejarah
yang berharga. Jadi apa kalian yakin buku harian kalian cuman pelampiasan?
Dari
beberapa contoh tadi, kita bisa simpulkan bahwa karya tulis itu bisa memberikan
pengaruh baik langsung atau tidak, cepat atau lama, besar atau kecil, ada yang
baca atau tidak.
Loh
kok?
Kalo
gak ada yang baca berarti gak ada yang terpengaruh, dong?
Ada,
yang terpengaruh pasti penulisnya! Karena mau bagaimanapun juga sebagai seorang
penulis, akan selalu ada keinginan karyanya dikenal publik. Kalo karyanya tidak
ada yang membaca, maka penulis akan mencari tahu apa yang salah dengan
tulisannya. Sehingga tanpa sadar itu mempengaruhi penulisnya.
Dan
jika banyak orang dalam suatu bangsa melalukan hal ini, setiap peristiwa yang
terjadi dapat tercatat dengan baik sehingga membantu suatu bangsa untuk
menghindari melakukan kesalahan yang sama. Semakin sedikit mengulangi kesalahan
yang sama, semakin banyak waktu yang bisa digunakan untuk maju.
5. Kapan kita
dapat memulai menulis?
Kapanpun
kamu bisa. Karena mau bagaimana pun juga kamu harus bisa memberikan fokus pada
ide atau gagasan yang terlintas di otak kamu. Belum lagi kamu harus meluangkan
waktu dan energi untuk menyelesaikannya. Karena siapapun bisa menjadi penulis,
maka kalian bisa menulis kapanpun.
Kamu
bisa mulai menulis walaupun tulisanmu jelek, sumber referensi terbatas, menulis
sekedarnya, terlalu muda, terlalu tua, terlalu sibuk, terlalu malas, selama
kamu bisa menulis, kamu bisa membuat karya tulis. Lambat juga proses, cepat
juga butuh ketelitian. kalo kalian bisa, coba aja dulu 😊.
6. Dimana saya
bisa menuliskan karya?
Karya
tulis dapat dipublikasikan di berbagai platform, baik cetak maupun digital. Kalian
bisa menulis di blog pribadi, majalah, surat kabar, jurnal akademik, atau buku.
Zaman sekarang akses sudah terbuka untuk siapapun. Kalian juga bisa dengan
mudah menjangkau banyak orang. Jangankan menulis di media tadi, kalian juga
bisa mulai menulis di media sosial kalian. Baik berupa opini, AU, quotes, dan
sebagainya.
Kesimpulan
Kepenulisan
memiliki peran yang sangat besar dalam kemajuan suatu bangsa. Dari
mendokumentasikan pengetahuan hingga mempengaruhi kebijakan dan budaya, tulisan
adalah alat yang kuat untuk perubahan dan inovasi. Dengan memahami potensi dan
dampak dari karya tulis, kita bisa lebih menghargai kontribusi setiap penulis
terhadap kemajuan masyarakat kita.
Gimana nih, kalian udah mulai paham mengenai pentingnya karya tulis terhadap kemajuan suatu bangsa. Kira-kira kapan bangsa Indonesia bisa maju?
Tulis pendapat kalian di kolom komentar, ya!
Komentar
Posting Komentar